Pajak Progresif Mobil? Ini Aturan Perhitungannya

Pajak Progresif Mobil? Ini Aturan Perhitungannya

Aturan Perhitungan Pajak Progresif Mobil Kota Bandung

Honda Bandung – Informasi yang Honda Bandung dapat situs Dispenda Jawa Barat yaitu meliputi Samsat  Se-Bandung yang meliputi Samsat kota Bandung I Pajajaran, Samsat Kota Bandung II Kawaluyan, Samsat Kota Bandung III Soekarno Hatta, Samsat Kab Bandung I Rancaekek, Samsat Kab Bandung II Soreang, Samsat Kab Bandung Barat, Samsat Kota Cimahi). Yaitu Aturan Pajak Kendaraan Progresif, Pajak tambahan yang di berlakukan bagi pemilik kendaraan bermotor yang kepemilikannya lebih dari satu, ini berlaku untuk mobil ataupun motor (kendaraan roda dua).

pajak-kendaraan

Peraturan tersebut sebenarnya sudah ada beberapa tahun lalu, namun masih ada beberapa wajib pajak yang kebingungan atas perhitungan Pajak Progresif ini,

Sebagai contoh :

Bapak A  mempunyai mobil :
1. Honda CR-V 2.4 2014 (lalu dijual pada bulan Juni 2015) dan sudah melapor ke SAMSAT bahwa mobil telah dijual.

2. Daihatsu Xenia 1.5 2015 (beli bekas pada  Juni 2015 balik nama Juni 2015)

3. Toyota kijang Innova 2.0 2015 (belibaru Desember 2015)

Dari kepemilikan Mobil Bapak A untuk urutan data kepemilakan mobil  adalah: Daihatsu Xenia 1.5 2015 dan ke-2 adalah Toyota kijang Innova 2.0 2015, sedangkan untuk mobil Honda CR-V tidak terkena pajak progresif, karena sudah dilaporkan ke SAMSAT dengan melampirkan surat pernyataan bahwa kendaraan sudah dijual, dan kendaraan tersebut akan di blokir kepemilikan untuk segera dibalik namakan oleh pemilik baru.

Dari Contoh di atas, berarti kendaraan kena pajak progresif  ketika Kendaraan tersebut masih atas nama di STNK dan walaupun sudah di jual tetapi tidak melapor. Apabila kendaraan Bermotor Pribadi atas nama anda telah beralih kepemilikan (dijual, hibah/waris) agar segera melapor ke SAMSAT dimana kendaraan terdaftar / teregistrasi sebagai dasar perhitungan Progresif.

Dikutip Dari Pergub Prov. Jabar Pergug No.33 Tahun 2013 Tarif Pajak Progresif untuk Mobil:

1. PKB kepemilikan kedua, sebesar  2,25 % (dua koma dua puluh lima persen);
2. PKB kepemilikan ketiga, sebesar  2,75 % (dua koma tujuh puluh lima persen);
3. PKB kepemilikan keempat, sebesar 3,25 % (tiga koma dua puluh lima persen);
4. PKB kepemilikan kelima dan seterusnya, sebesar 3,75 % (tiga koma tujuh puluh lima persen);

DPP (Dasar Pengenaan Pajak ) = Nilai Jual Kendaraan Bermotor X Bobot yang ditetapkan berdasarkan PERGUB ( Bukan nilai jual kendaraan di pasaran umum )

Perlu diketahui juga bahwa Perhitungan Pajak progresif ini berlaku untuk Mobil ke Mobil atau Motor ke Motor, jadi jika Bapak A memiliki satu Mobil dan satu Motor pajak progresif tidak diberlakukan.

Referensi :

http://www.dispenda.jabarprov.go.id/produks-hukum/4-pergub-perda/2-PergubNo.33Tahun2013.pdf

Save

Pajak Progresif Mobil? Ini Aturan Perhitungannya

Perhatikan Hal ini Ketika Memilih Kaca Film

Tips Memilih Kaca Film untuk Mobil Anda

98_hindari-panas-dan-kejahatan-pilih-kaca-film-mobil-yang-tepat-300x200

Ada banyak Merk yang ditawarkan di pasaran mengenai Kaca film, jika Anda hendak memasang kaca Film pada kendaraan Mobil ada baiknya memperhatikan beberapa hal yaitu Visible Light Transmission (VLT),  Fungsi Utama Kaca Film adalah melindungi Pengemudi dari panas terik Matahari, Kaca Film juga melindungi agar tak terlihat dari luar kendaraan, oleh karena itu penting sekali sebuah mobil memasang Kaca Film. Ada beberapa tips dari Honda Bandung yang perlu anda pertimbangkan sebelum memilih Kaca Film untuk mobil Honda kesayangan anda.

Pemilihan Visible Light Transmission (VLT)

tips-memilih-kaca-film-mobil-300x251

VLT merupakan kemampuan kaca dan film dalam meneruskan cahaya tampak yang melewatinya. Anggapan VLT adalah tingkat kegelapan pada kaca film padahal bukan, misal VLT 70% bukan berarti tingkat kegelapan 70%, semakin kecil tingkat VLT maka semakin besar tingkat kegelapan kaca film tersebut sebagai contoh tadi, VLT 70% berarti kisaran kegelapan hanya 20%.Standar VLT untuk digunakan pada kaca depan yakni VLT dengan persentase 60-75%. Angka persentase tersebut memiliki tingkat kegelapan sebesar 20%. Sedangkan untuk kaca samping dan belakang, lebih baik menggunakan VLT 11-29% dengan tingkat kegelapan 60%.

Pilihlah Infra Red Rejection yang Tinggi

Pada daerah Tropis seperti di Indonesia, kaya akan paparan sinar Matahari. Saat memilih kaca film, pilihlah penolak infra merah yang paling tinggi agar panas yang menembus mobil semakin rendah, semakin tinggi infra red rejection, panas bakal semakin rendah.

Pilih Kaca Film Mobil Dua Arah

Kaca film mobil dua arah adalah kaca film yang masih memungkinkan orang di dalam mobil dapat melihat bagian luar. Begitu juga orang di bagian luar mobil, dapat melihat bagian dalam mobil melalui kaca tersebut, ini berfungsi agar tidak terjadi hal yang kurang baik dikemudian hari.

Kualitas Kaca Film

Memilih  Kaca Film berkualitas untuk Mobil Honda kesayangan adalah suatu keharusan, Kaca FIlm yang berkualitas akan merekat kuat dan tahan lebih lama, anda dapat memilih dan bertanya kepada outlet penjual Kaca Film, bahkan dapat mengetesnya langsung, mintalah untuk melakukan tes. Jika kaca film tersebut stabil, panas yang dihasilkan tidak tembus atau tidak terlalu terasa.

Source : oto.detik.com

Pajak Progresif Mobil? Ini Aturan Perhitungannya

Yang Harus Diperhatikan Ketika Membeli Ban Mobil

Cara Memilih Ban Mobil yang tepat untuk Mobil Honda Anda

ban-mobil-baru-300x225

Berkendara Nyaman tidak terlepas dari bekerjanya Kaki-kaki mobil dengan bagus, Ban adalah komponen yang paling dipertaruhkan pada kasus ini, pemilihan Ban yang tepat tentu menjadi keharusan. Meski terlihat mudah saja untuk memilih ban untuk kendaraan kita, terlebih dengan banyaknya pilihan merk dan harga, tetapi pada kejadiannya semakin banyak pilihan menjadikan kita bingung untuk memilih ban yang cocok dan tepat. sehingga sesuai dengan kebutuhan nyaman dipake dan awet.

Tumpuan Kendaraan ini adalah yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan, maka dari itu jangan sampai salah pilih karena ini menjadi faktor penentu keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

Ketika Anda memilih ban untuk Mobil Anda hal pertama yang  menjadi bahan pertimbangan adalah tujuan penggunaannya. Mobil yang digunakan untuk pemakaian sehari-hari membutuhkan tipe ban yang berbeda dengan mobil yang digunakan untuk lomba balapan, atau juga Jenis Ban yang di pergunakan pada kendaraan niaga. Ketika memilih ban untuk transportasi sehari-hari pastikan memenuhi faktor keamanan dan kenyamanan, tentunya daya tahan ban juga jadi pertimbangan selanjutnya.

Merk dan Harga sering kali jadi patokan dalam kita memilih Kaki untuk Mobil kita, memang ada benarnya merk dan kwalitas produk biasanya berbading lurus dengan harga, so jangan sampai bingun dengan tawaran dan iming-iming iklan dari berbagai produsen ban. Berikut adalah kode dan terminologi ban mobil yang dapat digunakan untuk membantu menemukan ban yang tepat untuk mobil Honda Anda,

Tipe dan ukuran ban yang direkomendasikan untuk mobil Honda ini bisa Anda temui pada buku pedoman kendaraan atau biasanya ada dibelakang tutup tangki bahan bakar, Misal ban dengan kode P195/55/R15 84V. Huruf ‘P’ adalah Kode dari ‘Passenger’ yang berarti bahwa ban tersebut didesain untuk mobil penumpang. Selain itu ada pula LT (Light Truck), ST (special trailer) serta T yang berarti Temporary atau ban serep. Huruf ‘R’ berarti bahwa ban tersebut berjenis Radial. Perhatikan ukuran Ban yang sesuai dengan Velg, jika tidak sesuai  maka ban tidak akan dapat terpasang. Ukuran disimbolkan dengan angka di belakang huruf ‘R’.

Perhatikan lebar ban dengan seksama. Semakin lebar ban maka daya cengkramnya akan semakin baik, begitupun sebaliknya. Akan tetapi, ban yang lebar akan mempengaruhi akselerasi.

Pola tapak juga akan berpengaruh kepada daya cengkeram dan akselerasi. Alur normal pada umumnya memiliki tingkat kenyamanan yang cukup baik, Akan tetapi Jika Anda Tinggal di Daerah Basah terlebih akan segera datang musim Hujan pemilihan Ban dengan Pola Tapak atau Berbatik V akan lebih baik dan memiliki daya cengkram yang kuat ketika di jalanan licin, atau ketika melewati genangan Air.

Ban tipis yaitu 40 atau 50 memang terlihat keren ketika digunakan,  Ban dengan profil tipis sangat riskan ketika digunakan untuk melintasi jalan yang buruk ini akan cepat merusak Velg.

Pilih Ban  Tubeless atau Tubetype : Mungkin Benar Ban Tubeless lebih tahan Bocor, Namun Ketahanan ban jenis ini lebih pendek ketimbang ban jenis Biasa (tubetype), karena umumnya Ban Tubeless di buat dari bahan yang lebih lunak.