Aturan Perhitungan Pajak Progresif Mobil Kota Bandung | Honda Bandung
Dealer Resmi Mobil Honda

Kredit Mobil Baru Bandung dengan Pelayanan Ramah Profesional dan Terpercaya


MENU

Pajak Progresif Mobil? Ini Aturan Perhitungannya

Rabu, 10 Agustus 2016.

Aturan Perhitungan Pajak Progresif Mobil Kota Bandung

Honda Bandung – Informasi yang Honda Bandung dapat situs Dispenda Jawa Barat yaitu meliputi Samsat  Se-Bandung yang meliputi Samsat kota Bandung I Pajajaran, Samsat Kota Bandung II Kawaluyan, Samsat Kota Bandung III Soekarno Hatta, Samsat Kab Bandung I Rancaekek, Samsat Kab Bandung II Soreang, Samsat Kab Bandung Barat, Samsat Kota Cimahi). Yaitu Aturan Pajak Kendaraan Progresif, Pajak tambahan yang di berlakukan bagi pemilik kendaraan bermotor yang kepemilikannya lebih dari satu, ini berlaku untuk mobil ataupun motor (kendaraan roda dua).

pajak-kendaraan

Peraturan tersebut sebenarnya sudah ada beberapa tahun lalu, namun masih ada beberapa wajib pajak yang kebingungan atas perhitungan Pajak Progresif ini,

Sebagai contoh :

Bapak A  mempunyai mobil :
1. Honda CR-V 2.4 2014 (lalu dijual pada bulan Juni 2015) dan sudah melapor ke SAMSAT bahwa mobil telah dijual.

2. Daihatsu Xenia 1.5 2015 (beli bekas pada  Juni 2015 balik nama Juni 2015)

3. Toyota kijang Innova 2.0 2015 (belibaru Desember 2015)

Dari kepemilikan Mobil Bapak A untuk urutan data kepemilakan mobil  adalah: Daihatsu Xenia 1.5 2015 dan ke-2 adalah Toyota kijang Innova 2.0 2015, sedangkan untuk mobil Honda CR-V tidak terkena pajak progresif, karena sudah dilaporkan ke SAMSAT dengan melampirkan surat pernyataan bahwa kendaraan sudah dijual, dan kendaraan tersebut akan di blokir kepemilikan untuk segera dibalik namakan oleh pemilik baru.

Dari Contoh di atas, berarti kendaraan kena pajak progresif  ketika Kendaraan tersebut masih atas nama di STNK dan walaupun sudah di jual tetapi tidak melapor. Apabila kendaraan Bermotor Pribadi atas nama anda telah beralih kepemilikan (dijual, hibah/waris) agar segera melapor ke SAMSAT dimana kendaraan terdaftar / teregistrasi sebagai dasar perhitungan Progresif.

Dikutip Dari Pergub Prov. Jabar Pergug No.33 Tahun 2013 Tarif Pajak Progresif untuk Mobil:

1. PKB kepemilikan kedua, sebesar  2,25 % (dua koma dua puluh lima persen);
2. PKB kepemilikan ketiga, sebesar  2,75 % (dua koma tujuh puluh lima persen);
3. PKB kepemilikan keempat, sebesar 3,25 % (tiga koma dua puluh lima persen);
4. PKB kepemilikan kelima dan seterusnya, sebesar 3,75 % (tiga koma tujuh puluh lima persen);

DPP (Dasar Pengenaan Pajak ) = Nilai Jual Kendaraan Bermotor X Bobot yang ditetapkan berdasarkan PERGUB ( Bukan nilai jual kendaraan di pasaran umum )

Perlu diketahui juga bahwa Perhitungan Pajak progresif ini berlaku untuk Mobil ke Mobil atau Motor ke Motor, jadi jika Bapak A memiliki satu Mobil dan satu Motor pajak progresif tidak diberlakukan.

Referensi :

http://www.dispenda.jabarprov.go.id/produks-hukum/4-pergub-perda/2-PergubNo.33Tahun2013.pdf

Save

Rekomendasi Artikel Terkait Untuk Anda :

Rabu 10 Februari 2016 | News, Tips & Trik

Jadwal Layanan SIM Keliling Bandung Hari Ini   Mobil Layanan SIM Keliling Layanan Perpanjangan SIM semakin Mudah, yaitu dengan hadirnya layanan SIM keliling yang terjadwal…

Minggu 1 November 2015 | News, Promo

Promo Besar Honda Mobilio GIIAS 2016   Honda Bandung – Ajang Tahunan ini dimanfaatkan Honda Prospect Motor untuk menggenjot penjualan yaitu dengan menggelar banyak Promo…

Kamis 7 April 2016 | News

Honda Bandung – PT Honda Prospect Motor (HPM) memanfaatkan moment Indonesia International Motor Show (IIMS) untuk meluncurkan All New Civic 2016, Kamis (7/4/2016), di JIExpo, Kemayoran, Jakarta…

Bagikan Ke Teman:

Mungkin Anda Suka Mobil Ini :

Best Seller
foto sales
Dealer Resmi Mobil Honda
Efnu Wibowo

Sales Executive

081221212777